Inovasi & Pangan Daerah

Sentra Kuliner Dodol dan Olahan Pangan Garut Adopsi Kemasan Retort Pouch: Perpanjang Daya Simpan tanpa Kimia Sintetis

Pelaku industri pangan olahan dan dodol Garut mulai menerapkan teknologi retort pouch kemasan hampa udara guna menembus pasar ritel modern dan ekspor oleh-oleh nusantara.

Sentra Kuliner Dodol dan Olahan Pangan Garut Adopsi Kemasan Retort Pouch: Perpanjang Daya Simpan tanpa Kimia Sintetis

Sentra industri pangan olahan dan sentra dodol tradisional Garut memulai terobosan standardisasi pengemasan modern dengan mengadopsi teknologi retort pouch bertekanan termal. Inovasi ini memungkinkan aneka penganan khas Garut—seperti dodol karamel susu, olahan daging liwet instan, hingga aneka bumbu baso aci—memiliki masa simpan (shelf life) hingga 9 sampai 12 bulan pada suhu ruang tanpa menggunakan bahan pengawet kimia sintetis.

Langkah modernisasi kemasan ini diinisiasi bersama asosiasi produsen kuliner lokal dan akademisi teknologi pangan guna merespons tingginya permintaan pasar diaspora dan jaringan supermarket luar pulau. Dengan kemasan retort kedap udara dan higienis, produk kuliner Garut tidak lagi terkendala risiko ketengikan atau jamur akibat kelembapan tinggi selama masa pengiriman kargo antarpulau.

Bagi ribuan pelaku UMKM kuliner di Kabupaten Garut, keberhasilan uji lab teknologi ini membuka keran omset yang jauh lebih luas. Produk unggulan daerah kini siap dipajang di etalase ritel modern berstandar internasional tanpa mengorbankan cita rasa autentik dan keaslian resep warisan leluhur.

Sumber: Dinas Perindustrian dan Perdagangan ESDM Garut