Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) resmi membuka gelombang baru program fasilitas restrukturisasi mesin produksi dan teknologi kemasan higienis bagi sentra kuliner daerah. Inisiatif ini dirancang guna memecahkan hambatan klasik daya tahan kedaluwarsa produk pangan olahan tradisional seperti baso aci, burayot, dodol, dan kerupuk kulit.
Melalui skema subsidi alat hingga 35-40 persen, pelaku usaha mikro dapat mengadakan mesin vakum sealing otomatis, alat sterilisasi retort packaging, hingga mesin pencetak label bersertifikat standar BPOM dan halal BPJPH. Dengan teknologi kemasan kedap udara modern, masa simpan pangan olahan dapat diperpanjang dari hitungan hari menjadi 6 hingga 12 bulan tanpa bahan pengawet sintetis.
Pemerintah menargetkan ribuan unit UMKM kuliner di sentra-sentra Priangan Timur dapat memanfaatkan stimulan ini. Produk lokal yang telah mengantongi kemasan higienis terstandarisasi akan lebih mudah menembus jejaring minimarket nasional serta platform penjualan online lintas pulau.
Sumber: Kementerian Koperasi dan UKM RI






