Ekosistem & Rantai Pasok

Kemitraan BUMD Jawa Barat Buka Kanal Distribusi Produk Olahan dan Kerajinan Priangan Timur

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggandeng BUMD sektor logistik dan ritel untuk mengintegrasikan produk dodol, olahan kopi, dan kriya kulit Garut ke rantai pasok modern.

Kemitraan BUMD Jawa Barat Buka Kanal Distribusi Produk Olahan dan Kerajinan Priangan Timur

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui sinergi BUMD sektor perdagangan dan logistik meluncurkan program percepatan rantai pasok komoditas UMKM wilayah Priangan Timur, dengan Garut sebagai salah satu hub produksi prioritas.

Melalui kemitraan strategis ini, produk olahan pangan unggulan Garut—mulai dari dodol kemasan modern, baso aci instan bersertifikasi higienis, hingga roasted beans kopi pegunungan—memperoleh kepastian akses pasar di gerai ritel modern dan rantai hotel jaringan BUMD se-Jawa Barat. Selama ini, kendala pembayaran konsinyasi yang panjang (termin tempo 60-90 hari) kerap menekan arus kas perajin lokal.

Dalam skema kemitraan anyar ini, BUMD bertindak sebagai agregator sekaligus pembeli siaga (off-taker) dengan mekanisme pembayaran maksimal 14 hari kerja setelah kurasi barang diterima. Selain itu, sentra logistik terpadu di kawasan Priangan Timur memotong rute angkut menuju Bandung Raya dan Jabodetabek, menghemat biaya distribusi hingga 25 persen.

Bagi pelaku kriya kulit Sukaregang, kerja sama ini juga membuka pintu pengadaan perlengkapan kantor kedinasan, souvenir resmi keprotokolan pemerintah daerah, dan merchandise korporasi berbahan kulit sapi atau domba asli berstandar mutu SNI.

Sumber: Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jawa Barat