Infrastruktur & Logistik

Integrasi Akses Tol Getaci dan Terminal Agro Priangan Pangkas Susut Panen dan Ongkos Kirim 30%

Pembangunan konektivitas koridor Priangan Timur yang terintegrasi dengan seksi awal Tol Getaci mempermudah alur distribusi produk pangan, sayuran segar, dan green bean kopi Garut menuju pasar induk Jabodetabek.

Integrasi Akses Tol Getaci dan Terminal Agro Priangan Pangkas Susut Panen dan Ongkos Kirim 30%

Perkembangan pembangunan koridor logistik Priangan Timur yang terhubung dengan akses tol regional mulai memberikan dampak nyata bagi kelancaran arus barang pelaku usaha agribisnis dan olahan makanan khas di Garut. Integrasi simpul logistik Cileunyi-Nagreg-Garut memangkas waktu tempuh armada truk pendingin hingga 40% dibandingkan rute konvensional.

Kecepatan mobilitas logistik ini sangat krusial bagi kelompok tani hortikultura di Cisurupan, Pasirwangi, dan Cikajang. Tingkat kerusakan hasil panen sayuran segar selama perjalanan kini terpangkas signifikan, sementara biaya sewa angkutan antarkota mengalami penurunan rata-rata 25 hingga 30 persen.

Selain sayuran, produsen olahan makanan oleh-oleh seperti dodol, keripik tempe, dan biji kopi sangrai specialty merasakan manfaat serupa dalam memenuhi pesanan reseller di Bandung Raya dan Jakarta secara harian (same-day delivery). Penguatan infrastruktur logistik terbukti menjadi pilar krusial pendorong daya saing ekonomi riil Jawa Barat bagian timur.

Sumber: Dinas Bina Marga & Dinas Ketahanan Pangan Jabar